Website adalah sekumpulan halaman yang dapat diakses melalui internet menggunakan browser (seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox). Halaman-halaman ini berisi informasi, gambar, video, dan berbagai konten lainnya yang dapat dilihat oleh pengunjung.
CMS adalah sistem yang digunakan untuk membuat dan mengelola konten di website tanpa perlu menulis kode. Dengan CMS, Anda bisa membuat, mengedit, dan menghapus artikel, gambar, atau halaman lain di website dengan mudah.
Domain adalah alamat unik yang digunakan untuk mengakses website di internet. Contohnya seperti www.namawebsite.com. Domain ini bisa diibaratkan seperti alamat rumah, yang memudahkan orang untuk menemukan website Anda. Untuk memiliki domain, Anda harus membeli dan mendaftarkannya melalui penyedia layanan domain.
Hosting adalah tempat di mana semua file website disimpan, seperti gambar, teks, dan video. Ketika seseorang mengunjungi website Anda, mereka sebenarnya mengakses file-file yang disimpan di server hosting. Anda bisa membeli layanan hosting dari penyedia hosting untuk menyimpan website Anda secara online.
SSL adalah teknologi yang digunakan untuk mengenkripsi (mengamankan) data yang dikirim antara website dan pengunjung. Ini penting agar informasi pribadi (seperti password atau informasi kartu kredit) tidak bisa dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Website yang memiliki SSL akan memiliki URL yang diawali dengan https:// (dengan huruf "s" di akhir), yang menandakan bahwa website tersebut aman.
HTTPS adalah versi aman dari HTTP (Hypertext Transfer Protocol), yang digunakan untuk mengakses halaman web. Jika sebuah website menggunakan HTTPS, itu berarti komunikasi antara browser Anda dan server website tersebut aman dan terenkripsi. HTTPS sangat penting untuk melindungi data pribadi pengguna.
URL adalah alamat lengkap dari sebuah halaman web. Ini adalah cara kita menunjukkan lokasi file di internet, seperti https://www.google.com. Setiap halaman atau file di internet memiliki URL yang unik.
IP Address adalah alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap perangkat yang terhubung ke internet, termasuk server tempat website Anda disimpan. Contohnya adalah 192.168.1.1. Meskipun pengguna biasanya mengakses website menggunakan domain, di balik layar, perangkat komputer atau server menggunakan IP Address untuk berkomunikasi.
Frontend adalah bagian dari website yang langsung dilihat dan digunakan oleh pengunjung. Ini termasuk elemen-elemen visual seperti teks, gambar, dan tombol yang bisa diklik. Bagian frontend ini dikendalikan dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript.
Backend adalah bagian dari website yang tidak terlihat oleh pengunjung. Ini mencakup server, database, dan sistem yang mengelola data dan logika yang terjadi di balik layar. Misalnya, ketika Anda login ke sebuah website, backend yang akan memverifikasi data login Anda.
Server adalah komputer yang menyimpan data dari website dan mengirimkannya ke perangkat pengunjung saat mereka mengakses website tersebut. Server ini terus bekerja 24 jam untuk memastikan website tetap bisa diakses oleh siapa saja yang ingin mengunjunginya.
Web Browser adalah aplikasi yang digunakan untuk mengakses website di internet. Contoh aplikasi browser adalah Google Chrome, Mozilla Firefox, Safari, dan Microsoft Edge. Ketika Anda mengetikkan URL di browser, browser akan menghubungi server untuk menampilkan halaman website yang dimaksud.
Responsive Design adalah desain website yang dapat menyesuaikan tampilannya dengan baik di berbagai perangkat, baik itu di komputer desktop, tablet, atau ponsel. Dengan responsive design, website akan tetap nyaman dilihat meskipun digunakan pada layar yang lebih kecil.
Webpage adalah halaman tunggal di dalam sebuah website. Setiap halaman di website memiliki URL yang unik, seperti halaman beranda, halaman produk, atau halaman kontak.
Cookies adalah file kecil yang disimpan di perangkat pengunjung oleh website yang mereka kunjungi. Cookies digunakan untuk menyimpan informasi tentang pengunjung, seperti preferensi atau login, sehingga pengunjung tidak perlu memasukkan data yang sama setiap kali mereka kembali ke website.
SEO adalah teknik yang digunakan untuk membuat website muncul di hasil pencarian mesin pencari seperti Google. Dengan SEO yang baik, website Anda lebih mudah ditemukan oleh orang yang mencari informasi terkait dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan.
Bandwidth adalah ukuran seberapa banyak data yang bisa dikirimkan melalui koneksi internet dalam waktu tertentu. Website dengan bandwidth yang lebih besar dapat menangani lebih banyak pengunjung atau konten seperti video dengan lebih cepat tanpa mengalami penurunan kinerja.
Redirect adalah cara untuk mengarahkan pengunjung dari satu halaman website ke halaman lain. Misalnya, jika Anda mengubah URL suatu halaman, pengunjung yang masih mengakses halaman lama akan diarahkan secara otomatis ke halaman baru.
Maintenance adalah proses perawatan website agar tetap berjalan dengan baik. Ini termasuk memperbarui sistem, memperbaiki bug (kesalahan), menambah fitur baru, dan memastikan bahwa website selalu aman dan berjalan lancar.
Backup adalah salinan data website yang disimpan di tempat lain, yang digunakan untuk memulihkan website jika terjadi masalah, seperti data hilang atau kerusakan pada server. Backup sangat penting agar Anda tidak kehilangan informasi yang penting.
Itulah beberapa istilah dasar yang sering dijumpai saat mengembangkan atau mengelola sebuah website. Meskipun terdengar teknis, istilah-istilah ini adalah bagian penting dari bagaimana website bekerja dan dapat diakses oleh orang lain. Semoga penjelasan ini membantu Anda lebih memahami dunia website dan teknologi web!
Jika ada istilah lain yang masih membingungkan atau ingin Anda ketahui lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya!